8 Hal Yang Perlu Kamu Lakukan di Akun Google Ads Kamu

Sangat mudah untuk membuat dan menjalankan iklan kampanye pay per click (PPC) di Google Ads, tapi beberapa advertiser berasumsi bahwa setelah mereka membuat iklan, mengetikkan beberapa keyword, memasukkan budget, dan menjalankan campaign, tidak ada yang perlu dilakukan kecuali duduk dan melihat jumlah klik dan konversi yang muncul.

Faktanya, di setiap akun – besar ataupun kecil – bisa lebih baik dengan beberapa tweak cepat dan mudah yang didesain untuk optimasi impression, click through rate (ctr), dan return on investment (ROI). Tweak yang dilakukan ini tidak memerlukan biaya tambahan, dan cukup mudah hingga seseorang dengan pengalaman terbatas bisa mengatur akun dan dengan keterbatasan waktu bisa melakukan set up dengan mudah.

Di panduan kali ini, kami akan memberikan 8 cara yang mudah untuk di implementasikan, teknik yang langsung terlihat hasilnya pada saat optimasi ad campaign. Ini adalah kesalahan umum untuk advertiser Google Ads baru dan skala kecil yang perlu dicek secara berkala sehingga dapat meningkatkan performa akun Google Ads.

  1. Pastikan Conversion Tracking sudah di Instal

Banyak kasus di sekian banyak akun Google Ads tidak melakukan tracking conversion.  Ini menyebabkan pekerjaan seperti optimasi bid dan iklan teks sangat sulit dan tidak presisi, secara kamu tidak bisa untuk benar-benar mengidentifikasi area campaign mana yang benar-benar bekerja. Conversion tracking juga membuat kamu bisa melakukan komparasi antara ad spend dengan ROI. Sebagai contoh, jika bulan lalu kamu menghabiskan Rp5.000.000 untuk iklan dan hanya menghasilkan Rp4.000.000 untuk penjualan produk atau jasa, maka kamu tentunya ingin melakukan beberapa perubahan di campaign kamu.

Banyak kasus di sekian banyak akun Google Ads tidak melakukan tracking conversion

Pertama, tentukan apa yang menjadi conversion di bisnis kamu. Contoh conversion paling sering adalah pembelian yang dibeli melalui website, tetapi conversion juga bisa dihitung berdasarkan jumlah customer yang melakukan sign up newsletter, mengisi survei online, klik tombol ‘Contact Us’, mengunduh aplikasi atau dokumen, menelpon nomor yang diberikan melalui smartphone, dan lain lain.

Melakukan setup conversion tracking melibatkan sedikit kode HTML dari Google Ads yang perlu kamu masukkan di URL laman website yang dikunjungi oleh user pada saat selesai melakukan conversion (seperti laman ‘Order Confirmation’ atau ‘Terima kasih telah menghubungi kami’). Cek bagian Conversion di Measurement tab untuk mendapatkan kode HTMLnya.

Setelah conversion tracking sudah dipasang dan running, kamu bisa menggunakan Search Attribution analytics untuk melakukan tracking data lebih detail dari conversion kamu.(Cara akses Search Attribution adalah dengan klik ikon kunci inggris lalu di tab measurement pilih search attribution).

google-ads-conversion-menu-peasy

 

Menganalisa data conversion, maka bisa membantu untuk mendapatkan gambaran tentang bagaimana aktifitas customer di website, seperti berapa lama waktu yang dibutuhkan ketika mereka klik iklan pertama kali sampai mereka selesai menjadi conversion, dan berapa banyak mereka melihat iklan sebelum menjadi conversion.

 

Tips :

Jika goalnya adalah untuk track conversion, pertimbangkan setting metode ad delivery ke ‘Optimize for conversions’ di bagian Advance setting dari bagian Setting. Ketika metode ini dipilih, maka iklan yang dianggap menghasilkan conversion akan di tampilkan lebih sering (settingan default adalah untuk optimasi klik)

 

  1. Memberikan Nilai Conversion

Satu dari opsi yang ada di bagian conversion tracking pada saat implementasi kode conversion adalah untuk menentukan nilai untuk conversion yang berbeda. Ini bisa menjadi sangat berarti jika ada beberapa penawaran di website – sebagai contoh, kamu memberikan nilai yang berbeda untuk pembelian dari produk kamu dengan sign up newsletter atau download dokumen, berdasarkan metrik bisnis dan seberapa banyak tipe conversion yang berguna untuk bisnis.

Setelah kamu memberikan nilai yang dapat diukur data tentang volume conversion yang didefinisikan untuk beda campaign, ad groups, ads, dan keywords. Data conversion akan muncul bersamaan dengan kolom informasi lain di bagian campaign.

Menetapkan nilai conversion berarti kamu telah secara langsung paham tidak hanya volume dari conversion untuk beda campaign, ad groups, ads, dan keywords, tapi juga dampat bisnis atas komponen-komponen dari campaign kamu.

  1. Tes Beberapa Iklan

Menjalankan beberapa iklan per campaign adalah praktek dasar terbaik yang bahkan akun terkecil sekalipun seharusnya melakukannya. Secara umum, kamu harus membuat setidaknya 2 versi iklan di campaign, dan akun medium & besar seharusny mempertimbangkan untuk menjalankan 3 hingga 5 iklan.

Menjalankan beberapa iklan per campaign adalah praktek dasar terbaik yang bahkan akun terkecil sekalipun seharusnya melakukannya

Menjalankan beberapa iklan menjadikan kamu dapat bereksperimen dengan beberapa headlines, call to action, promosi, dan pesan yang dapat mewakili sebagian besar customer dan hasil dari sebagian besar klik dan conversions.

Ketika iklan pertama berjalan, mereka akan berjalan secara default dengan rotasi random. Nantinya iklan akan mendapatkan klik lebih banyak akan mulai dipilih untuk tampil lebih sering di ad auction, dan kamu akan bisa memilih iklan yang performanya bagus. Dengan menganalisa mana yang bagus dan mana yang tidak dengan ad copy iklan kamu, kamu akan bisa membuat ad copy yang lebih bagus untuk campaign selanjutnya. Menjalankan satu iklan saja akan membuat kamu melewatkan kesempatan menemukan iklan yang tepat untuk campaign kamu.

Tips :

 

  • Tes beberapa jenis headline dan call to action (seperti Beli, Coba, Selengkapnya).

  • Eksperimen dengan memberikan highlight fitur berbeda atau keuntungan di tiap iklan, seperti gratis ongkir, harga promo, kode diskon, lokasi, dan merek atau slogan perusahaan.

  • Setidaknya satu iklan mempunyai tanda baca di akhir deskripsi 1. Jika ad rank dan ad placement sudah cukup bagus, google mungkin akan menaikkan deskripsi ke headline. Menjadikan headline lebih panjang yang tentunya akan menjadi CTR lebih baik.

 

  1. Gunakan Dynamic Keyword Insertion

Dalam banyak kasus, adalah ide bagus untuk satu dari iklan kamu menggunakan dynamic keyword insertion (DKI), Dynamic keyword insertion mengizinkan kamu untuk mempunyai keyword yang memicu iklan diletakkan secara dinamis di ad text atau headline. Karena meniru pencarian asli user kembali ke mereka di iklan kamu, metode ini akan meningkatkan relevansi iklan, dan membantu iklan untuk lebih mencolok di laman hasil pencarian – karena keyword secara otomatis di tebalkan oleh google. Dengan kata lain, DKI akan sangat efektif untuk meningkatkan CTR dan menggiring lebih banyak trafik berkualitas ke website.

Karena meniru pencarian asli user kembali ke mereka di iklan kamu, metode ini akan meningkatkan relevansi iklan, dan membantu iklan untuk lebih mencolok di laman hasil pencarian

Untuk menggunakan Dynamic Keyword Insertion di iklan, cukup masukkan kode berikut dimanapun di headline atau di ad text. Teks didalam kurung kurawal { } akan digantikan dengan keyword hasil pencarian yang ter trigger, kecuali kalau hasil pencarian akan menyebabkan batas karakter terlampaui (25 untuk headlin, 80 untuk deskripsi), yang mana, teks default yang kamu berikan diawal akan ditampilkan. Perbedaan kapitalisasi dari kata ‘keyword’ berganti sebagaimana teks tampil di ads adalah kapital.

Tips :

 

  • Agar iklan DKI bisa efektif, sebaiknya dipasangkan dengan group keyword yang sangat tertarget dan spesifik. Hindari penggunaan broad match keyword yang akan men trigger variasi dan sinonim, yang tentunya akan membuat iklan tidak relevan, aneh atau memalukan, dan mungkin lebih buruk, ad copy yang melanggar google advertising policies.

  • Kelola daftar negatif keyword untuk menghindari salah variasi pengejaan atau keyword yang tidak diinginkan (seperti nama merek kompetitor) untuk tampil di iklan kamu.

  • Pastikan seluruh variasi teks iklan DKI yang mungkin tampil sesuai dengan ejaan yang disempurnakan. Tempat paling mudah untuk menggunakan DKI adalah di headline, yang mana di headline tidak akan terlalu membuat iklan teks yang aneh.

  • Jika kamu membuat headline DKI menggunakan 1 kata keyword, gunakan teks disekitar kurung kurawal DKI untuk membuat headline yang lebih umum. Contohnya Promo (KeyWord:Telepon Genggam} akan lebih berdampak dibandingkan dengan {KeyWord:Telepon Genggam}.

 

  1. Pisahkan campaign Display dan Search

Memisahkan campaign display dan search adalah salah satu cara bagus yang dipraktekkan oleh sebagian besar advertiser berpengalaman, tapi banyak juga yang memulai campaign pertamanya dengan memilih campaign campaign display dan search network dengan memilih tipe ‘Search&Display Network Campaign’ di setting. Ini bermasalah untuk beberapa alasan:

  • Akan menyebabkan advertiser untuk membayar harga yang sama untuk trafik pencarian dengan minat tinggi dan trafik display dengan minat rendah.
  • Akan menyebabkan advertiser menggunakan iklan yang sama untuk user yang melakukan pencarian dengan spesifik keyword dengan user yang melakukan browsing website di topik yang berbeda.
  • Tipe campaign ini menggunakn struktur keyword yang sama untuk search dan display – dua tipe campaign ini membutuhkan pendekatan berbeda untuk membuat segment keyword. Secara berkala akan menuntun ke volume besar pengeluaran di display network, sedangkan sebagian besar advertiser mengikuti orientasi praktek terbaik search network dengan campaign ini, menjadikan tidak optimal untuk display.
  • Beberapa fitur lanjutan tidak tersedia sebelum memilih search atau display secara terpisah. Fitur tidak ada dibawah setting tergabung, termasuk setting targeting berdasarkan bahasa, lokasi dan sosial, ekstensi applikasi mobile, dan IP exclusions

Memisahkan campaign search dan display akan memberikan kamu target customer berbeda di siklus conversion. Seseorang yang melihat iklan Search akan lebih mendekati untuk menjadi conversion dibanding seseorang yang melihat iklan Display Network ketika browsing website. (Bagaimanapun, tanamkan dalam pikiran bahwa ini tergantung tipe industri – kami telah melihat bukti bahwa beberapa industri seperti travel sebenarnya memiliki conversion rate lebih tinggi di Display) Penting untuk menyesuaikan daftar keyword dan iklan untuk menyesuaikan pemikiran customer yang berbeda-beda. Sebagai contoh, seseorang browsing website mungkin merespon lebih baik dengan call to action ‘Selengkapnya’ sedangkan seseorang yang melihat iklan  search network dengan lebih tertarik dengan call to action ‘Beli Sekarang!’

  1. Tambahkan Gambar Iklan di Display Campaign

Cara terbaik untuk meningkatkan volume impression adalah kamu membuat lebih banyak gambar iklan untuk campaign Display-mu. Banyak website di display network hanya menerima gambar iklan, jadi dengan membuat iklan dengan format ini, dan dengan beberapa ukuran, kamu akan mendapatkan lebih banyak tempat di website tersebut yang mana bisa meningkatkan conversion.

  1. Gunakan Ad Extensions

Ad Ekstension akan membuat iklan kamu lebih besar dan lebih terlihat, menjadikan kamu dapat memberikan lebih banyak informasi – seperti nomor telepon,alamat, dan tambahan landing page – sebagai bagian dari ad, tanpa mengganggu teks iklan itu sendiri. Kamu bisa membuat iklan dengan informasi dan masih mempunyai jumlah karakter default untuk membuat ad text dengan call to action yang lebih baik.

Berikut adalah beberapa tipe ad ekstension yang bisa digunakan :

Location Extensions : Masukkan alamat bisnis yang sudah didaftarkan di Google My Business. Dan alamat anda akan muncul di iklan Anda.

Call Extensions: Masukkan nomor telepon di iklan sehingga customer bisa telpon langsung. Nomor ditampilkan secara tekstual di text ad, atau sebagai tombol ‘Call’ di iklan mobile. Karena tidak boleh memasukkan nomor telepon di deskripsi iklan, maka ini adalah satu-satunya cara untuk memberikan nomor telepon secara langsung kepada customer melalui iklan text

Sitelink Extensions: Masukkan link untuk berbagai landing page dari website, yang mana advertiser dapat lakukan secara manual. Antara2 dan 6 sitelink mungkin muncul dibawah iklan

Message Extensions : Membuat customer bisa menghubungi melalui pesan singkat SMS dari iklan yang tampil.

Price Extensions : Menampilkan harga dari produk yang diinput di iklan search. Cocok untuk iklan search yang sedang mengiklankan suatu produk.

Dan berbagai ekstension lainnya seperti callout ekstension, structured snippet extension, promo extension, dll.

  1. Gunakan Search Terms Report untuk menambahkan dan mengecualikan keyword

Search Terms Report menampilkan kepada kamu daftar dari keyword yang digunakan pada saat pencarian oleh customer yang mentrigger iklan kamu. Broad Match keyword kelas digital marketing, sebagai contoh, mungkin memicu pencarian kelas digital marketing jakarta, varian yang mendekati. Kamu bisa melakukan perbandingan pencarian secara langsung dengan keyword pemicunya, bersamaan dengan data performa klik yang diterima, presentasi klik (CTR), biaya per klik (CPC), dan juga persentasi conversion (jika mengaktifkan conversion).

Jika pencarian tidak relevan dengan apa yang diberikan oleh perusahaan, tambahkan sebagai keyword negatif untuk menghindari keyword tersebut memicu iklan muncul lagi kedepannya. Jika pencarian berguna, tambahkan sebagai keyword ke ad group yang relevan. Cara melakukannya adalah dengan klik kotak disamping pencarian yang ada di bagian search term report, lalu klik Add as keyword atau Add as negative keyword.

Untuk menampilkan search terms report, pilih bagian campaign, pilih keywords, lalu pilih Search terms

Dengan melakukan maintenance keyword, kamu sudah membuat perubahan signifikan sehingga pencarian yang tidak relevan tidak perlu kamu bayar, dan juga membuat kamu mendapatkan berbagai keyword yang berguna untuk ditambahkan di campaign kamu.

Demikian 8 hal yang perlu kamu lakukan di akun google ads kamu. Semoga dapat membantu kamu untuk membuat performa campaign menjadi lebih baik lagi.

Jika kamu merasa lelah melakukan hal-hal diatas, mungkin sebaiknya kamu mencoba solusi optimasi google ads yang lagi hits saat ini. Peasy.AI

Try Peasy Now For Free
Try Peasy Now For Free

Dengan peasy.ai, kamu tidak akan kesulitan lagi mengoptimasi iklan kamu secara manual. Semua optimasi seperti bidding, audience, dan placement akan dilakukan oleh Peasy.

Saat ini Peasy.ai sedang promo ramadhan 1140H. Untuk kamu yang sign up sekarang bisa mendapatkan free trial selama 21 hari!

So, tunggu apalagi, ayo gunakan Peasy sekarang dan jadikan pengalaman optimasi iklan kamu menjadi menyenangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *