Cara Beriklan di Facebook

Dengan banyaknya pengguna di Indonesia, Facebook bisa menjadi tempat yang tepat untuk kamu beriklan atau mempromosikan produk/brand milikmu.

Pada awal tahun saja, pemilik akun Facebook di Indonesia ada sejumlah 130 juta pengguna, naik sebesar 6% dibandingkan tahun lalu. Ini menandakan ada banyak potensi yang bisa kamu dapatkan untuk mengembangkan bisnismu bila menggunakan strategi yang tepat.

Mendekati para pengguna yang bisa jadi merupakan target marketmu di Facebook bisa dilakukan dengan berbagai strategi. Mulai dari pengenalan brand, konten yang menarik, hingga melakukan hard selling dan cara beragam lainnya yang bisa dijadikan konten iklan Facebook-mu agar dapat menarik hati para audience.

Menjalankan campaign digital di Facebook bisa dibilang cukup rumit, karena ada banyak langkah dan informasi yang harus diisi. Informasi tersebut bisa berupa dari umur, gender, lokasi, interest dan hal lainnya yang bisa membuat jangkauan audiencemu menjadi spesifik.

Apa saja ya langkah-langkah yang diperlukan untuk bisa menjalankan campaign digital atau iklan di Facebook?

Log in ke akun Facebook Ads milikmu

Bila belum punya, kamu perlu membuat akun Facebook Ads dulu. Kalau kamu sudah log in ke akun Facebook Ads, lanjutkan dengan mengklik tombol ‘Create Ads’ lalu kamu akan melihat tampilan seperti di bawah ini:

 

Pilih objektif dari campaign yang ingin dijalankan

Gambar di atas merupakan kolom pemilihan objektif campaign iklan Facebook-mu dan ada tiga kategori objektif yang bisa kamu pilih, yaitu Awareness, Consideration, dan Conversion. Objektif dari campaign digitalmu merupakan tujuan atau goal yang kamu tentukan dengan ekspektasi bisa tercapai berdasarkan perhitungan yang tepat. Jangan sampai salah memilih objektif agar budget iklanmu tidak terpakai dengan percuma.

Masing-masing objektif di atas memiliki tolak ukur performa yang berbeda-beda, jangan hanya melihat performa dari klik saja atau like saja, tapi pelajari tolak ukur yang digunakan untuk mengukur keberhasilan dari campaign digitalmu. Info lengkap mengenai ketiga objektif tersebut dapat kamu baca di sini.

Setelah kamu memilih apa objektifmu, untuk saat ini mari kita ambil contoh mengambil objektif Consideration: Click. Setelah memilih, maka tampilan yang akan kamu lihat adalah seperti di bawah ini:

Isi nama campaign secara spesifik atau yang paling mudah adalah menamakan sebuah campaign sesuai dengan objektif, misal: Traffic Ke Websitesaya.com. Untuk perihal Split Test & Budget Optimisation akan kami bahas pada artikel lainnya, dan pada artikel ini akan berfokus pada cara membuat campaign dan menjalankan campaign saja.

Setelah menuliskan Campaign Name, lalu kamu akan melihat kolom Create New Ad Set. Ad Set merupakan grup dari iklanmu yang memiliki budget harian atau lifetime budget, jadwal, bid type bid info dan tergeting data yang sama. Perlu dicatat, bahwa ad set berada di bawah campaign objective, jadi tidak akan bisa bila ingin membuat ad set (bila memilih Create Multiple New Ad Sets) dengan objektif campaign yang berbeda-beda.

Nama ad set sebaiknya adalah kelanjutan dari nama campaign, agar ada keselarasan dan penataan campaign rapi sehingga akan mempercepat pencarian bila ingin melakukan optimasi. Lalu pada kolom Traffic, kamu akan dihadapkan pada 4 pilihan, karena objektifmu adalah klik ke website, maka pilihlah Website.

Pilih audiencemu

Kelanjutan dari tahap pembuatan ad set adalah pemilihan audience. Dalam memilih audience, kamu harus memperhatikan objektif dari campaign digitalmu, agar audience yang kamu pilih tepat dan tidak terlalu luas. Abaikan pilihan Custom Audience dan langsung saja mengisi kolom lokasi, umur, gender, minat pada brand dan minat pada aktivitas.

bahasa, Detailed Targeting dengan mengisi minat dan kesukaan dari audiencemu. Saat ini kamu mengambil contoh jam tangan Fossil, dan secara langsung kamu bisa melihat total audience yang memiliki minat terhadap Fossil di kolom Audience Size. Di dalam kolom tersebut disebutkan Estimated Daily Results, angka tersebut merupakan estimasi dan kamu harus bersaing dengan para pengiklan lainnya yang menyasar dengan target yang sama denganmu.

Isilah kolom audience ini dengan spesifik, umur, pilihan interest, demographic, bahasa, usahakan semuanya saling terhubung dengan baik dan relevan, agar kamu bisa mendapatkan target audience yang tepat. Jangan asal memilih umur dan jangan terlalu luas, pikirkan dengan baik dan ini berlaku untuk semua informasi yang dibutuhkan pada tahapan pengisian audience ini.

Setelah selesai mengisi data audiencemu secara spesifik, lalu kamu akan memilih Placement (media yang akan digunakan untuk memunculkan iklanmu) Untuk awal, kamu disarankan memilih Automatic Placements , karena mampu secara otomatis untuk memunculkan iklanmu di segala media yang Facebook miliki tanpa pusing memilih secara manual di pilihan Edit Placement.

Setelah memilih Placements, lanjutkan dengan mengisi Budget & Schedule. Pada tahap ini kamu diharuskan mengisi alokasi budget harian hingga pengaturan untuk optimasi iklan Facebook-mu ini. Pada kolom Budget, kamu akan dihadapkan pada dua pilihan; Daily atau Lifetime Budget. Beda dari Daily dan Lifetime Budget adalah

  • Daily Budget
    Bila kamu ingin mengatur budget iklan secara bebas setiap harinya, maka pilihan ini merupakan opsi yang tepat. Memilih Daily Budget akan sangat cocok untuk advertiser yang ingin menjalankan campaign-nya dengan durasi waktu yang lama. Dengan opsi ini kamu bisa mengganti batas minimal atau maksimal campaignmu kapan saja bila kamu merasa kurang efektif, namun, batas minimum budget yang harus dihabiskan untuk satu buah iklan harus sebesar $1 USD atau 2x CPC-mu.
  • Lifetime Budget
    Pilihan ini dikhususkan untuk advertiser yang memiliki target budget spend dalam sebuah rentan waktu. Biasanya pilihan ini dipilih dengan campaign yang memiliki durasi waktu pendek. Facebook akan mengoptimalkan iklanmu agar target pengeluaran harian tercapai.

Pilihan Optimization for Ad Delivery hanya akan muncul bila kamu mengklik pilihan Advanced Settings, dan untuk saat ini abaikan setting itu dan lanjutkan ke tahap selanjutnya. Advanced Settings akan dibahas pada artikel yang berbeda.

Create Ads

Selanjutnya, kamu akan mengisi kolom Ad Name. Sama seperti Ad Sets, penamaan harus memiliki keselarasan, di sini Ad Name adalah Ad – Websitesaya.com. Lanjut pada kolom Identity, kamu harus memilih dengan Facebook Page (Instagram pilihan opsional) apa yang akan kamu jadikan identitas pada iklan Facebook-mu.

Lanjutkan dengan memilih format iklan yang akan kamu tampilkan. Di sini Single Image lah yang dipilih. Pemilihan ini sangat bergantung pada objektif campaign yang sudah kamu pilih di awal.

Kelanjutan dari pemilihan format di atas adalah proses upload gambar. Pilih gambar yang akan kamu gunakan untuk tampilan iklanmu. Sebisa mungkin pilihlah gambar yang menarik dan relevan dengan campaignmu. Perlu diingat, Facebook memiliki peraturan bahwa jika gambar yang kamu upload memiliki teks di dalam gambar, maka porsi teks di dalam gambarmu paling maksimal adalah 20% dari gambar itu. Bila kamu ragu apakah gambar iklanmu menyalahi aturan atau tidak, cek saja gambarmu di sini.

Selanjutnya kamu akan mengisi informasi Links. Pada tahapan ini, Facebook menginginkan informasi ke manakah iklanmu akan ditujukan (mengingat campaign objectif yang dipilih adalah Clicks). Pilih Website, masukan kalimat deskripsi menarik untuk membuat audiencemu berhenti untuk membaca dan jangan lupa menuliskan informasi dengan lengkap agar tidak menimbulkan kekecewaan pada audience yang telah mengklik tapi tidak mendapatkan apa yang dijanjikan di iklan. Lalu masukan URL Website-mu, dan tuliskan Headline.

 

 

Tampilan di atas merupakan pilihan Advanced Options, abaikan dan lanjutkan ke tahap berikutnya.

Setelah menuliskan informasi secara lengkap, maka kamu dapat melihat tampilan iklanmu di kolom Ad Preview. Bila sudah kamu cek dan sudah ok, maka kamu dapat menekan tombol Confirm seperti di bawah ini untuk memulai iklan.

Selamat! Kamu telah berhasil membuat iklan Facebook di Facebook Ads Manager. Proses ini memang akan cukup memakan waktu, tapi tenang, bila kamu merasa proses di atas cukup ribet dan kamu tidak memiliki cukup waktu untuk melakukannya, kamu bisa mencoba Peasy! Peasy merupakan AI yang bisa membuatmu menjalankan iklan hanya dengan 10 klik saja!

Dengan menggunakan Peasy, kamu tidak perlu repot lagi untuk mencari audience, memilih channel, hingga mengoptimasi performa campaign. Karena, Peasy yang akan melakukan semua hal tersebut dan bisa membantumu untuk memajukan bisnis atau usaha milikmu. Coba Peasy sekarang juga!

 

Try Peasy Now For Free
Try Peasy Now For Free

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *