Cara Terbaik Untuk Bertahan di Industri Properti

Bagi pemilik bisnis industri properti, bisa mendapatkan banyak kontak merupakan hal yang sangat baik.

Mengingat bahwa persentase berubah menjadi sales memang sangat kecil.

Masalhnya, memperbanyak database kontak agar bisa dijadikan pembeli cukup sulit, karena hanya mengandalkan pada situs-situs jual beli properti.

Padahal pada bisnis ini kamu haruslah agresif. Caranya? Melakukan pendekatan dengan digital.

Visual sangat penting untuk bisnis ini.

Foto properti yang bagus dan detail, ditambah dengan keterangan rumah secara spesifik, banjir atau tidak, akses ke rumah seperti apa haruslah dijelaskan sejelas-jelasnya.

Campaign digital yang bisa kamu gunakan bisa berupa Facebook Carousel, Instagram Boost Post dan YouTube video ads, SEO hingga menggunakan virtual reality yang berisikan konten tadi agar semakin tertarik.

Mari kita bahas strategi campaign digital tersebut secara rinci satu per satu:

Facebook Ads; Single Image, Carousel atau Video

Facebook menyarankan agar konten bisa berfokus pada konten berbentuk video yang menarik.

Pernyataan ini berdasarkan data dari pengguna Facebook yang telah dipelajari, dan ini juga bisa menjadikan pertimbangan untukmu ketika ingin membuat sebuah konten.

Namun, bila waktu dan biaya kurang memenuhi untuk bisa membuat konten video, kamu bisa mencoba alternatif lain yaitu Carousel.

Bentuk iklan ini terdiri dari 1-10 gambar dan video (durasi 1-5 detik) berdimensi kotak yang bisa digeser-geser hingga akhir slide.

Pastikan di setiap gambar atau video kamu memasukan benefit dan keunggulan dari industri properti yang sedang kamu jual untuk menarik minat para calon konsumen agar mengisi data agar bisa dihubungi.

Instagram; Page & Boost Post

Bila kamu ingin menyasar kaum milenial sebagai pembeli, maka kamu harus membuat sebuah halaman Instagram properti sebagus mungkin, se-edgy mungkin, dan semenarik mungkin.

Jangan hanya memposting foto produk dengan foto kualitas rendah, tampilkan foto-foto propertimu dengan gaya foto terbaik dan semenarik mungkin agar mereka tertarik dan memberikan sebuah kontak.

Siapa tahu dengan cara seperti ini dapat membuat kamu mendapatkan atensi yang positif dari pada target market, karena telah berhasil memberikan sebuah benefit dan tidak melulu menjual secara langsung seperti yang masih dilakukan hingga sekarang.

Bisnis industri properti pun harus memikirkan bagaimana caranya menjadi Consumer Centric.

YouTube video ads

Buat video adsmu menjadi sebuah cerita yang layak ditonton dan jangan lupa untuk membuat pesan iklan yang merepresentasikan masalah dan keinginan mereka tentang rumah seperti apa yang mereka inginkan.

Ingat sekali lagi, jangan lakukan sebuah direct sales, bangunlah sebuah image akan propertimu itu, tanamkan kepada mereka sebuah identitas.

Bila identitas tersebut sesuai, maka kamu akan mendapatkan kontak atau leads yang cukup banyak.

Walau hal tersebut memerlukan modal tambahan, tapi tidak akan lebih mahal jika dibandingkan dengan beriklan di TV atau media konvensional lainya dan hasil yang akan didapatkan juga dapat diukur dengan jelas dan akan lebih tepat sasaran.

Dengan strategi yang pas dan pemilihan audience yang tepat akan membuat target kamu untuk mendapatkan kontak untuk ditindaklanjuti akan lebih memiliki titik terang dari pada hanya secara pasif menunggu kontak dari iklan pada situs jual beli properti.

Namun sekarang masalahnya adalah bingung cara untuk menjalankan campaign digital tersebut?

Tidak usah pusing, gunakan saja Peasy.AI

Sebuah digital marketing platform yang akan memudahkan kamu untuk menset up, membuat, hingga menjalankan iklan digital tanpa kamu harus memahami atau bahkan harus belajar cara menjalankan campaign digital.

Membuat campaign digtial di Peasy.AI sangatlah mudah, hanya 5 menit dan 10 klik campaign digitalmu akan siap untuk dijalankan.

Penasaran? Coba saja dulu.

Try Peasy Now For Free
Try Peasy Now For Free

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *