Cara Mengembangkan Bisnis Fashion Retail di Era Digital

Ingin terjun ke dunia industri fashion? Bisnis fashion sudah berjalan tapi hasil tidak memuaskan? Rugi terus tiap tahunnya dan modal sudah mau terkuras habis? Menjalankan bisnis retail fashion memang tidak mudah. Persaingan sudah sangat ketat ditambah pada era digital ini sudah tidak ada lagi namanya batas untuk para konsumen agar bisa mendapatkan produk sesuai keinginan mulai dari kualitas hingga harga.

Melakukan promo terus menerus bukanlah jalan keluar yang sehat untuk cash flow bisnis mu. Cepat atau lambat, bila tidak didukung oleh modal tambahan maka bisnismu bisa tutup dengan cepat. Walaupun bisnis ini tidak akan mati, karena semua orang membutuhkan pakaian, belum tentu pakaianmu yang dibutuhkan oleh orang banyak. Nah sekarang, adakah cara agar bisa bertahan pada bidang bisnis ini dan berkembang?

Jawabannya, Ya, ada. Mau tidak mau, penetrasi digital harus kamu lakukan. Produk fashionmu harus bisa menjawab kebutuhan fashion dari target pasarmu. Kalau bisa, jangan membuat produk fashion yang menyasar semua pasar, karena itu akan membutuhkan banyak modal dan memberatkan kamu untuk bisa berkembang. Fokuslah pada satu market dan berilah mereka beragam pilihan atau dengan kata lain produkmu harusnya Consumer Centric.

Dengarkan keluh kesah mereka, jadilah bagian dari mereka, dukung kegiatan mereka, agar produkmu bisa menjadi sebuah kultur yang menyatu dan menyerap hingga pada ujungnya produk fashionmu lah yang menjadi top of mind ketika mereka sedang merujuk pada satu hal.

Nah, penetrasi pasar seperti apa yang bisa kamu lakukan? Mungkin kamu bisa mencontoh Hypebeast untuk hal ini, dan cara mereka mem-branding diri mereka sendiri dengan pesan mereka adalah fashion elite, terbaru, dan fashion trending setter. Lakukan aktivitas seperti:

  • Penuhi Instagrammu dengan foto-foto terbaik yang bisa merepresentasikan produk fashionmu untuk siapa.
  • Bentuk voice and tone agar konsumenmu tahu kamu memiliki karakter yang mungkin bisa merepresentasikan suara mereka.
  • Bangun kerjasama dengan para influencer yang dipuja-puja oleh target marketmu, kalau bisa seperti Nike dengan Jordan yang bisa mengeluarkan produk khusus.
  • Launching produk terbatas pada waktu yang ditentukan untuk menjaga hype produk tersebut.
  • Lakukan digital marketing selain dari Boost Post, kamu juga bisa mencoba Facebook Carousel Ads, Video Ads di Youtube untuk membuat awareness produkmu meningkat. Bila kamu tidak cukup waktu untuk melakukan hal ini, coba saja menggunakan Peasy.AI, sebuah Facebook & Google campaign automation yang akan menjalankan campaign digitalmu dengan otomatis dan performa yang terus dijaga serta terus dioptimalkan oleh AI canggih milik Peasy.AI

Menjalankan bisnis fashion retail pastinya akan membutuhkan waktu yang lama agar bisa berkembang, karena tidak seperti makanan, bisnis ini membutuhkan lebih banyak pertimbangan pada sisi cocok tidak produk ini dengan karakter saya atau market bila sudah cocok, maka harga akan menjadi nomor kesekian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *